Posts

Showing posts with the label KRITIK

Warganet: Ustadz Poligami Dicaci, Pendukung Jokowi Tukar-Tukaran Bini pada Mingkem

Image
Berita islam - Pegiat media sosial, Eko Widodo menyoroti kasus pelecehan yang dilakukan oleh mantan dosen yang juga buzzer pendukung Jokowi, Bambang Arianto. Bambang melakukan pelecehan modus penelitian. Ia melakukan swinger (tukar pasangan) dengan banyak wanita. Eko Widodo mengaku heran dengan reaksi publik terhadap pelecehan yang dilakukan Bambang. Ia membandingkan kasus Bambang dengan ustaz poligami yang selalu diributkan oleh pegiat HAM, Komnas Perempuan hingga politisi. “Ustad poligami.. Pegiat HAM, feminist, komnas perempuan, budayawan, politisi keluar semua ribut mencaci. Pendukung Jokowi tukar-tukaran bini pada mingkem!,” tulis kata Eko Widodo melalui akun Twitternya, @ekowboy2, Selasa (4/8/2020). Menurut Eko, sebagian korban pelecehan Bambang adalah muslimah NU. Para korban diperdaya dengan dalil agama. “Korban pelecehan seksual buzer istana ini ternyata banyak juga, targetnya muslimat NU diperdaya tukar pasangan atas nama riset dg dalil agama,” ucap Eko. “Korbannya ratusan o...

DPR Itu Bukan Dewan Perwakilan Rezim

Image
Berita islam - Oleh:M Rizal Fadillah REZIM atau regime adalah bentuk pemerintah atau seperangkat aturan, norma budaya atau sosial yang mengatur operasi suatu pemerintah atau lembaga dalam interaksinya dengan masyarakat. Menurut KBBI, rezim adalah tata pemerintah negara atau pemerintahan yang berkuasa. DPR adalah singkatan dari Dewan Perwakilan Rakyat, bukan Perwakilan Rezim. Karenanya, meskipun DPR dan Pemerintah sama-sama menjadi institusi supra struktur politik, namun memiliki posisi yang berbeda. Pemerintah adalah pengelola negara dan "memerintah" rakyat, sementara DPR mewakili rakyat dan atas nama rakyat mengawasi jalannya pemerintahan. Dalam kaitan RUU HIP, penyimpangan dilakukan sejak dini, yakni menggagas tanpa keterlibatan rakyat. Muncul diam-diam dengan penetapan kontroversial. Rakyat teriak setelah RUU inisiatif Dewan ini diserahkan kepada pemerintah. Pemerintah bersikap mengambang dan "cari aman" dengan bahasa "menunda". Mungkin juga harapannya...

Miris Kondisi Negeri, Ustadz Tengku: DIKRITIK NGAMUK, Dibiarkan HANCUR. Oala...

Image
Berita islam - Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga marah-marah dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 18 Juni 2020. Salah satu yang disoroti adalah bidang kesehatan. Menurut Jokowi, bidang kesehatan dianggarkan Rp75 triliun tapi baru keluar 1,53 persen. Untuk itu, ia memerintahkan segera dikeluarkan. "Uang beredar ke masyarakat ke rem kesitu semua, segera itu dikeluarkan dengan penggunaan-penggunaan yang tepat sasaran, sehingga men-trigger ekonomi. Pembayaran tunjangan untuk dokter, dokter spesialis, tenaga medis segera keluarkan. Belanja-belanja untuk peralatan, segera keluarkan. Ini sudah disediakan Rp 70 triliun," kata Jokowi. Di samping itu, Jokowi menyebut situasi saat sekarang saat terjadi pandemi sudah semestinya diatasi dengan langkah-langkah yang luar biasa atau extraordinary. Jokowi bahkan mengultimatum akan reshuffle kabinet, bila itu dibutuhkan. "Sekali lagi, langkah-langkah extraordinary ini betul-betul harus kita lakukan. Dan saya membuka yang namanya entah la...

Sindir Nahrawi, Christ Wimea: Saya Indonesia. Saya Pancasila. Saya Korupsi. Saya divonis 7 tahun

Image
Berita islam - Pemilik akun twitter @ChristWamea menyindir Politisi PKP Imam Nahrawi yang merupakan mantan Menpora. Menurut pemberitaan di media massa. Nahrawi divonis 7 tahun. " Saya Indonesia. Saya Pancasila. Saya Korupsi. Saya divonis 7 tahun. " Saya Indonesia. Saya Pancasila. Saya Korupsi. Saya divonis 7 tahun. pic.twitter.com/WG4L7SyuTg — Christ Wamea (@ChristWamea) June 29, 2020 Mengutip dari kompas.com, Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara dan denda Rp 400 juta subsider tiga bulan kurungan. Majelis hakim pada Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat menilai Imam terbukti bersalah dalam kasus suap terkait pengurusan proposal dana hibah KONI dan gratifikasi dari sejumlah pihak. "Mengadili, menyatakan terdakwa Imam Nahrawi telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan beberapa tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," kata ketua majelis hakim Rosmina di pengadilan Tindak Pidana Korups...

Dunia Sudah Aneh, Hewan Saja Ditolong, Tapi Manusia Terombang-ambing di Lautan Gak Mau Nolong

Image
Berita islam - Ingat saudaraku, diantara mereka yang terombang-ambing dilautan itu ada orang-orang shalih, orang-orang alim, ada orang lemah, wanita, dan anak-anak, bagaimana bila itu keluarga kita, bagaimana bila ia mengadukan kita kepada Allah yang doanya Mustajab, Ya Allah ampuni ketidakberdayaan kami. . Mereka itu kan Manusia, bukan Binatang, dengan Binatang saja kita berupaya menolong dan memuliakannya, apalagi dengan Manusia. . Dunia memang sudah aneh, memang kita punya aturan, tetapi Negara kita juga menjunjung tinggi kemanusiaan, bahkan menjadi pelopor perdamaian, tertuang seperti amanat UUD 45 & Pancasila. . Dunia apresiasi kalau selamatkan hewan, tapi dunia tak peduli dg imigran rohingya yg terapung di lautan, tak peduli dg imigran suriah yg terapung dilautan, tak peduli dg uighur dll. . Kalau dunia tak apresiasi, izinkan saya apresiasi Masyarakat Aceh yang telah memanusiakan Manusia ❤️. [ ig ] Baca Juga:  Mengharukan! Ditolak RI, Rakyat Aceh Patungan Untuk Makan Pen...

Kyai Cholil Nafis: Kemana Uang Rp 667 Triliun Dana Covid? Kok Rapid Tes Santri Masih Harus Bayar?

Image
Berita islam - Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., MA., Ph.D , mempertanyakan anggaran ratusan tiliun dana covid-19 larinya kemana? Karena untuk rapid tes saja masyarakat masih harus bayar. "Kemana ya uang 405 T yg skrng naik 667 T. Ini anak2 santri mau balik ke pesantren harus rapit tes masih bayar. Lah anak saya minggu lalu mau ke Malang utk lulusan sekolahnya di Airport Halim harus rapid tes Bayar 400 rb. Bener nihh serius nanya kemana uang kita sebanyak itu ya?" kata Kyai Cholil di akun twitternya, Ahad (21/6/2020). Tidak hanya Kyai Cholil yang keheranan dengan dana ratusan triliun yang konon katanya untuk penanganan virus dari China ini. Banyak pertanyaan serupa dari publik selama ini. "Kami kirim anak kami ke ponorogo. Rapid test bayar 250rb yai," ujar @faridism. "Betul pak, ini koq malah jadi bisnis beneran kalo gini caranya, dana triliunan kemaren gak jelasnya," komen @dlljma. [beritaislam.org]

Sindir Pendukung Protes Tagihan Listrik, dr. Tifa: Kalau Sudah Tidak Diperlukan Lagi, Jokowi pun Akan Jadi Korban Buzzer

Image
Berita islam - BUZZER ini bekerja buat Tuhannya: Uang. Yang membayari dia adalah Nabinya. Saya jadi curiga. Karena saya yang punya rekam jejak pernah jadi berudu (baca: cebong) pun dihabisi dan dihujani fitnah secara keji. Sekarang ini, korban Buzzer sepertinya bertambah-tambah. Setelah Adian Napitupulu mulai dihajar Buzzer. Berikutnya Dokter Tompi pun juga mulai disasar. Padahal jejak digital kami-kami ini pernah mendukung satu pihak hm hm itu lho. Dan kedua nama di atas pasti punya andil sangat besar dalam meraup angka pemilih, karena mereka seleb dan punya followers jutaan. Mendadak sontak, saya terpikir, jangan-jangan  gerombolan Buzzer ini didanai pihak-pihak lain yang punya "kekuasaan" (baca: uang) dan "kepentingan" yang jauh lebih besar. Mereka yang mampu membuat Persiden dan Mantri2 jadi boneka di atas panggung. Jangan-jangan, ada nanti giliran sang Tuan juga jadi korban Buzzer. Kalau peran dia sudah tidak penting, efek pesona "wajah ndeso dan merakyat...

Pandemi Belum Berakhir, Tagihan Listrik Malah Bikin Menjerit Rakyat

Image
Berita islam - Oleh: Dede Yulianti Pandemi di negeri ini belum berakhir, dampaknya mengenai semua lini kehidupan masyarakat. Di tengah keterpurukan ekonomi, masyarakat dikagetkan dengan biaya tagihan listrik yang nilainya fantastis. Terdapat 4,3 juta pelanggan PLN yang mengalami kenaikan tagihan. Pelanggan yang mengalami kenaikan 20% – 50% jumlahnya mencapai 2,4 juta pelanggan. Sementara pelanggan yang tagihannya mengalami kenaikan di atas 200% dialami 6% dari total pelanggan yang mengalami kenaikan tagihan. (CNBC Indonesia. 06/06/2020) Seperti yang dialami Ramlan warga Depok. Tak tanggung-tanggung, kenaikan membengkak hingga lima kali lipat dari pemakaian sebelumnya. Jika biasanya ia hanya membayar tagihan sebesar 180 ribu rupiah. Pada bulan Juni ini, tagihan yang harus dibayar sebesar 1,5 juta rupiah. Tak heran warga curiga adanya kecurangan dalam hitungan kwh perjam dari meteran listrik, yang menyebabkan tagihan listrik membengkak. Hingga beramai-ramai melakukan protes ke kantor PL...

Ke-Arab-Araban Nggak Boleh, Tanpa Kamu Sadari Banyak Bahasa Indonesia Serapan Arab

Image
Pangeran Arab, foto hanya ilustrasi KE-ARAB-ARABAN 😁😁😁 A : "Bro, aku heran sama orang-orang yang kearab-araban !! Ngapain sih, pakai ngomong akhi, ukhti, ana, antum ??!! Islam ya Islam saja, gak usah bawa-bawa budaya Arab !!! " B. : "Ya, gak papa. Toh ya gak nabrak syari'at. Gak ngelanggar hukum negara. Gak ada yang dirugikan" A : "Risih aja lihatnya !!! " B : 😊😊😊 (senyum) A : "Bro, Si Boim itu sekarang tajir loh. Usaha jual ikan laut laris manis" B : "Jangan bilang TAJIR. Itu budaya bahasa Arab. Bilang aja sugih" A : "Eh, iya. Maksudnya kaya raya. Aku ketemu dia hari Selasa lalu" B : "Jangan bilang SELASA. Itu budaya dari Arab juga. Asal katanya Tsulatsa'u, artinya Hari ketiga" A : (garuk-garuk kepala). "Iya iya. Tuesday Tuesday Udah, ah. Aku mau istirahat dulu, capek" B : "Jangan bilang ISTIRAHAT, itu juga berasal dari budaya bahasa Arab, Istaroha - Yastarihu - Istirohat. Artinya santai...

Refly: Kritik Itu Tergantung yang Menerima, Kalau Baperan ya Langsung Dianggap Hinaan

Image
Berita islam - Setiap kritik yang datang harus bisa disikapi dengan bijaksana. Kritik sepahit apapun itu harus bisa jadi bahan untuk memperbaiki diri. Pakar hukum tata negara, Refly Harun menilai bahwa penyikapan setiap kritik sangat bergantung pada pihak yang menerimanya. Bisa diterima dengan baik atau bahkan dianggap sebagai sebuah penghinaan. “Kritik itu tergantung yang nerimanya. Kalau baperan, langsung dicap sebagai penghinaan bahkan serangan,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (31/5). Menurutnya, jika kritik dilayangkan pada seseorang yang memiliki keluasan jiwa, maka pernyataan sepahit apapun akan dianggap sebagai masukan atau bahan instripeksi. “Nah pemimpin-pemimpin kita yang seperti apa ya?” tanyanya mengakhiri kicauan. Pernyataan Refly Harun ini disampaikan di saat publik sedang ramai membahas mengenai intimidasi gelaran diskusi. Aksi intimidasi itu menimpa pembicara, moderator, dan penyelenggara diskusi daring di Universitas Gadjah Mada (UGM) bertema “Persoalan P...

Transportasi Dibuka Tapi Tak Boleh Mudik, dr. Shela Putri: Masak Yang Naik Bangsa Lelembut?

Image
Berita islam - Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan telah resmi membuka kembali akses transportasi umum, baik transportasi darat, laut, udara dan perkeretaapian. Kebijakan ini diperkuat dengan dikeluarkannya surat edaran dari empat Direktorat Jenderal Kementerian Perhubungan. Di antaranya, surat edaran Direktorat Jenderal Perkeretaapian 6/2020 tentang Petunjuk Operasional Perkeretaapian untuk pelaksanaan pembatasan perjalanan orang dalam rangka percepatan penanganan virus corona jenis baru atau Covid-19. Kemudian, hal yang sama juga diatur di dalam surat edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut 21/2020, surat edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Darat 9/2020 dan surat edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara 32/2020. dr. Shela Putri Sundawa melalui akun twitter menuliskan cuitan " Ora oleh mudik, tapi kendaraane oleh operasi kabeh lha sing arep numpak ki yo sopo? Moso’ yo bongsone lelembut. Mbulet ae, ngelu ndasku " Bila diartikan, cuitan tersebut berart...

PSBB Mirip Lockdown, Ubedilah Badrun: Itu Akal-akalan Pemerintahan Jokowi

Image
Berita islam - Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dinilai hanya akal-akalan Pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk tidak memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya. Analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun mengatakan, meskipun telah ada larangan mudik dari Presiden Jokowi, namun masih banyak warga yang nekat pulang ke kampung halamannya. "Itu adalah ekspresi penderitaan di kota dan sekaligus ekspresi harapan kehidupan bahagia di kampung. Sebab faktanya, mereka yang nekat mudik atau pulang kampung itu karena di tempat perantauan sudah tidak memiliki pekerjaan dan tidak mendapatkan bantuan karena tidak memiliki KTP setempat, sehingga terpaksa untuk mudik," ucap Ubedilah Badrun kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (4/5). Sehingga, lanjut Ubedilah, banyak masyarakat yang nekat untuk pulang kampung karena hidup di kota terus menderita akibat Covid-19. Setidaknya, ada rasa bahagia yang didapat mereka saat berkumpul bersama keluarga. ...

Mudik dan Pulang Kampung Boleh Dengan Embel-embel, PSBB AMBYAAARRRR!?

Image
Oleh : Hersubeno Arief Kalau ada lomba dan pemilihan pemerintah  mana yang paling percaya diri ( pede ) menghadapi pandemi Covid-19? Indonesia bakal masuk nominasi sebagai jawara. Menolak melakukan lockdown. Memberi stigma penganjur dan pendukung lockdown sebagai agenda kelompok anti pemerintah. Kemudian memilih opsi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun tiba-tiba saja mengumumkan relaksasi. Alasannya pertimbangan ekonomi. Terhitung Kamis (7/5) semua moda transportasi  diperbolehkan kembali beroperasi. Mudik ataupun pulang kampung semua diperbolehkan. Dengan embel-embel “dengan kepentingan mendesak dan mematuhi protokol Covid-19” “Jangan dibuat dikotomi, “ kata Menhub Budi Karya Sumadi yang baru saja sembuh dari Covid-19. Wajar bila dua orang akademisi dari Australia Jonatan A Lassa dan Miranda Booth sebelumnya mensejajarkan gaya kepemimpinan Jokowi dengan Presiden AS Trump, PM Inggris Boris Johnson, dan Presiden Brazil Jair Bolsonoro. Keempat orang itu disebut sebaga...

Perbedaan Khalifah Umar bin Khattab dan Yang Katanya Mirip Khalifah Umar

Image
Berita islam - Sebelumnya ramai pemberitaan kemiripan Jokowi dengan Umar bin Khattab, Jokowi diklaim mirip Umar karena bagi-bagi sembako. Baca:  Bagi-bagi Sembako di Pinggir Jalan, Jokowi Disebut Mirip Umar Bin Khattab? Perbedaan Khalifah Umar bin Khattab dengan orang yang diklaim seperti Umar bin Khattabadalah sebagai berikut: " Ada yg disamain dgn Khalifah Umar Bin KhattabOrnamen tanda tanya merah Ini perbedaannyaWajah meringis ~ Umar gak legalkan Riba ~ Istri Umar menutup aurat ~ Umar benci penghina Rasulullah ~ Umar seorang khalifah ~ Umar ditakuti syaitan ~ Umar terkenal pemberani sederhana adil n tegas ~ Umar tidak ingkar janji " seperti ditulis pemilik akun twitter. @sohib212reborn " Dari kemarin, Mimin perhatiin rame banget di sosmed tentang kemiripan seseorang dengan Amirul mukminin Khalifah Umar bin Khattab. Hmmmm. Cek nih perbedaannya yaa kawan.. Boleh juga kawan2 tambahin lagi perbedaan kebijakan MENCOLOK lainnya..... " #RamdhamBulanAmpunan #RamadhanPen...

Beda Mudik dan Pulang Kampung yang Disebut Jokowi, Ini Namanya Mengungsi Besar-besaran

Image
Berita islam - Presiden Joko Widodo telah melarang masyarakat di wilayah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mudik. Presiden Jokowi juga menyebut bahwa masyarakat yang berangkat menuju kampung halamannya saat ini atau jauh dari hari Lebaran bukan disebut mudik, melainkan pulang kampung. “Jokowi membuat perbedaan makna baru dari mudik dan pulang kampung. Jadi yang pulang kampung sekarang boleh berduyun-duyun menuju kampung tidak apa-apa menurut Jokowi. Jokowi lupa ada aturan larangan tersebut,” ucap Direktur Eksekutif Center for Social Political Economic and Law Studies (Cespels), Ubedilah Badrun, Jumat (24/4). Ubedilah melihat adanya kekeliruan pemaknaan dari Presiden Jokowi yang hanya melihat pergerakan warga Jabodetabek secara fisik dari kota ke kampung. Padahal, kata Ubedilah, bergeraknya puluhan ribu warga dari Jabodetabek ke kampung halaman berpotensi membawa virus corona serta adanya makna mengungsi. “Itu sesungguhnya memiliki makna mengungsi. Mereka me...

Parodi Ruang Dungu, Mudik, Pulang Kampung dan Pasien Corona

Image
BuzzeRp Berusaha Mengubah Definisi "Mudik" di Wikipedia Dengan Menghilangkan Kata "Pulang Kampung" Berita islam - MELIHAT wawancara Najwa Shihab dengan Presiden Jokowi di acara 'Mata Najwa", saya sungguh tertarik. Di mana sosok Presiden memberikan arti mudik dan pulang kampung secara baik, menurut pemahamannya ketika menjawab pertanyaan Najwa Shihab. Pernyataan tersebut menjadi lebih menarik, karena menjadi viral dan banyak interpretasi liar muncul dan berdampak positif bahkan sampai yang negatif. Pertanyaan kita adalah bagaimana manajemen di Istana Kepresidenan itu memberikan masukan yang jelas dan terukur? Sebab setiap pernyataan yang keluar dari mulut Presiden sangat bermakna dan memiliki implikasi yang positif dan mencerahkan. Bukan justru menjadi candaan rakyat lewat media sosial. Hal itu adalah menjadi sebuah parodi besar di sebuah negara besar. Sepertinya kita berada di "negeri dagelan" di mana seluruh pejabatnya banyak memberikan pernyata...

Saya Ini Menko, Kekuasaan Saya Besar, Kalian Mau Apa?

Image
Berita islam - Penulis: Asyari Usman (wartawan senior) Ini bukan bercanda. Saya mau bertanya kepada pakar hukum pidana. Khususnya pakar pidana UU ITE. Sekaligus bertanya kepada para pakar politik. Juga para pakar kebebasan berbicara. Yang ingin saya tanyakan begini. Saya duduk sebagai Menko yang memegang kekuasaan sangat besar. Dan saya juga punya bisnis yang menggurita. Saya mengurusi semua hal. Apa saja yang muncul, persiden selalu menghubungi saya dan meminta pendapat saya. Apa yang saya katakan, selalu diterima oleh persiden. Sering juga saya sendiri yang membisikkan berbagai solusi masalah kepada persiden. Dan persiden selalu setuju. Publik sudah sangat muak dengan kelakuan saya. Bahkan banyak yang jijik melihat cara saya mengendalikan pemerintahan. Cukup banyak pula yang mengatakan bahwa persiden adalah boneka saya. Sayalah persiden yang sesungguhnya. Terserah saja. Nah, sebelum pertanyaan itu saya tuliskan, ada baiknya saya akui terus terang peranan saya sebagai menteri yang me...

Komentari Stafsus Jokowi, Mardigu WP: Bisnis Nggak Seanjing itu Kawan

Image
Berita islam - Anjr***ttt ini anak anak bangke dasar!!! Belum pernah saya meledak emosi seperti pagi ini gegara info staf khusus presiden yang milenial kelakuannya sama aja kaya senior nya. Pakai fasilitas Negara untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya. Pakai sarana bisnis amartha untuk kementrian daerah tertinggal, ruang guru buat skill akademi platform pelatihan agar kartu pra kerja bisa lewat mereka. Setan luh pade!!! Kalian ini anak kecil berbisnis orientasinya duit mulu, otaknya sama sama senior kalian bagaimana kecipratan anggaran. Eh jangan kan anggaran, yang namanya NAMA lu pasang di instrument negara, branding, itu korupsi namanya kampret!!! Kalian ini mikirnya duit mulu ya, ini masalah NATION SURVIVAL. Corona ini bisa membuat Indonesia bisa jadi NEGARA GAGAL kalau otak nya pejabat seperti kalian. emang bisnis itu semua melulu urusannya duit. Ngaca dong, eh lupa, di kantor lu ada kaca ngak??? Kalau di kantor senior lug w yakin emang ngak ada kaca. Kalian ini dan senior kali...

Luhut: Dari 270 Juta yang Meninggal Corona Nggak Sampai 500, Tifatul: Ini Bukan Bisnis Bang, Ini Nyawa Manusia

Image
Berita islam - Tifatul Sembiring mengomentari pernyataan kontroversi Luhut Binsar Panjaitan mengenai jumlah korban corona yang tidak mencapai 500 orang. Sebelumnya Luhut menyatakan “ Buat saya juga jadi tanda tanya sih, kenapa jumlah meninggal sampai hari ini, maaf sekali lagi, itu kita angkanya enggak sampai 500 padahal penduduk kita ini kan 270 juta, infected 4.000-an lebih katakan kali sepuluh 50.000, ” kata Luhut saat konferensi pers secara virtual, Selasa (14/4), mengutip dari laman kumparan.com. “Lah Amerika yang bedanya lebih besar dari kita. Beda penduduk 60 jutaan itu yang meninggal 22.000, yang infected itu hampir 500 ribu. Oke lah kita mungkin kurang testing kit-nya tapi saya bilang tadi sudah dikali jadi 50.000,” ujar Luhut. Mantan Menkominfo dari PKS Tifatul Sembiring mengomentari pernyataan Luut ini mlalui twitternya " Tapi ini kan nyawa manusia, bang. Manusia Indonesia. Abang nggak bisa lihat dari sisi statistiknya saja. Ini bukan bisnis bang.. ." Sementara it...

Stafsus Sudah Digaji Rp51 Juta, Malah Mendahulukan Jualan Produk Perusahaan Sendiri Ditengah Pandemi

Image
Berita islam - Warganet menkritik keras ulah stafsus Jokowi Andi Taufan Garuda Putra yang mencantumkan nama perusahaan sendiri di tengah pandemi covid-19. " Stafsus, udah digaji Rp51 juta malah mendahulukan jualan produk perusahaan sendiri, minta  seluruh camat bantuin, kirim surat pake logo sekretariat kabinet. Conflict of Interest! KPK lumpuh krn itu pendukung rezim seenaknya! " Tulis akun challenge ur self! @yoke_cihuy. "Stafsus kok bisa bikin surat keluar ya pake kop garuda pulak.. Emang jabatan itu jabatan apa sih? Fungsional? Struktural? Baru tau gw stafsus bisa kirim surat ke luar... Seolah stafsus itu ada lembaganya.. hahahaha" , Tulis akun Katak Pembina @Reiza_Patters. Sebelumnya diberitakan,  Beredarnya surat berkop Sekretariat Kabinet yang ditujukan kepada camat seluruh Indonesia mengenai kerja sama relawan Covid-19 tak henti-hentinya menuai kritikan. Bukan tanpa alasan, surat tersebut dikeluarkan dan ditandatangani oleh Staf Khusus Presiden Bidang Ekon...